Senam Irama

Diposting pada

KelasPJOK.Com – Salam Olahraga..! Senam merupakan olahraga aktivitas gerak tubuh sama seperti halnya olahraga lainnya. senam ini di bagi menjadi dua yaitu senam irama dan senam lantai, yang kali ini kelaspjok akan bahas dengan jelas materi senam irama.
Senam irama ini merupakan senam atau aktivitas gerak yang diiringi dengan musik. banyak kalangan wanita yang menyukai olahraga satu ini, karena membuat badan fress dan bugar.

Untuk mengetahui lebih lanjut lagi, mari simak penjelasan secara lengkap materi senam irama di bawah ini :


Pengertian Senam Irama

Pengertian Senam Irama

Senam irama atau disebut juga dengan senam ritmik merupakan gerakan senam yang dilakukan dengan irama musik, atau latihan bebas yang dilakukan secara berirama. Senam ritmik dapat dilakukan dengan menggunakan alat ataupun tanpa alat.

Senam irama adalah aktivitas gerakan tubuh yang di lakukan dengan iringan musik.

Senam irama salah satu cabang senam artistik dimana seorang atlet atau sekelompok atlet senam mempertunjukkan koreografinya yang kental dengan nuansa akrobatik, balet dan tari modern yang bisa menggunakan peralatan yang meliputi :  bola, pita, tali, gada dan simpai. Olahraga ini juga bisa dilakukan tanpa alat tersebut.

Olahraga senam sendiri sebenarnya memiliki banyak jenis, mulai dari senam lantai, senam kesehatan jasmani (SKJ), senam lansia, dan yang terakhir adalah senam irama.


Sejarah Senam Irama

Sejarah Senam Irama

Pada awalnya senam irama digagaskan oleh tiga orang, yaitu oleh Jean Georges Noverre tahun 1727-1810, Francois Delsarte tahun 1811-1871, dan Rudolf Bode tahun 1881-1970. Mereka percaya bahwa ekspresi gerak menggunakan tubuh dapat menciptakan suatu keindahan dengan cara rangkaian gerak tertentu.

Kemudian Peter Henry Ling mengembangkan gagasan dari ketiga orang tersebut di abad ke 19, dalam suatu sistem latihan yang disebut Swedish sistem atau sistem Swedia, dimana seorang atlet mengekspresikan perasaan dan emosi dirinya melalui gerakan tubuh. Kemudian ide tersebut lalu dikembangkan lagi oleh Catharine Beecher pada tahun 1837.

Kompetisi senam irama dimulai pada tahun 1940 yang bertempat pada dinegara Rusia. FIG kemudian memasukan senam tersebut sebagai salah satu cabang senam dutahun 1961.
Senam tersebut mulai diadakan pada olimpiade pada tahun 1984 Los Angles pada kelas individu, dan pertandingan kelompok dimulai pada tahun 1996 pada olimpiade Atlanta.

Baca Juga  Teknik dan Gaya Renang

Jenis-Jenis Senam Irama

Jenis-Jenis Senam Irama

Pada Olahraga senam irama ini dibagi menjadi dua jenis yang di kategorikan senam irama individu dan senam irama kelompok. Berikut penjelasannya lengkapnya :

Senam Irama Individu

Seperti namanya, Senam irama ini dilakukan dengan individu (sendiri), atlet senam irama ini melakukan koreografinya sendiri menggunakan alat atau tidak menggunakan alat.

Senam Irama Kelompok

Senam irama ini dilakukan dengan kelompok, mempertunjukan koreografinya berkelompok, atlet menggunakan alat untuk menunjukan koreografinya dengan maksimal dan indah.


Peralatan Senam Irama

Perlu kamu pahami peralatan yang umumnya digunakan oleh atlet senam irama, dengan tujuan untuk memperindah gerakan-gerakan koreografi yang akan di pertunjukan. Berikut merupakan peralatan dalam senam irama :

Bola (Ball)

Peralatan ini dimainkan dengan cara dilempar, dipegang, atau digelindingkan sesuai dengan variasi koreografi saat pertunjukan berlangsung.

Bola yang digunakan memiliki ukuran diameter 18-20 cm, bola ini terbuat dari karet atau plastik dengan berat bola 4000 gram.

Pada saat pertunjukan berlangsung, bola tersebut tidak boleh samapi jatuh ke lantai, di mainkan semenarik mungkin.

Pita (Ribbon)

Selain bola, senam irama ini juga menggunakan pita yang berbahan halus seperti kain yang diberi tongkat pendek terbuat dari plastik dengan ukuran diameter 1 cm dan panjang 35 cm.

Pita sendiri juga memiliki ukuran yang berbeda sesuai dengan kelas yang di pertunjukan, untuk kelas junior memiliki ukuran 5 m, serta untuk ukuran senior memiliki panjang 6 m.

Pita tersebut dimainkan dengan bagus dan tidak boleh kusut. Dimainkan dengan cara putaran, diayunkan, spiral dan masih banyak lainnya, sebaga pengiring gerakan dari atlet senam irama.

Tali (Rope)

Peralatan selanjutnya ada tali, tali ini terbuat dari bahan yang halus dan nyaman digunakan oleh atlet senam, pada umumnya tali ini terbuat dari bahan serat sintetis. untuk ukuran tali disesuaikan dengna postur tubuh atlet senam.
Untuk cara penggunaan tali ini dimainkan dengan cara diayunkan membentuk lingkaran, skipping, dilempar dan lainnya, sehingga indah untuk di pertunjukan, perlu kamu ingat atlet tidak boleh sampai menjatuhkan tali ke lantai sekalipun baik sengaja maupun tidak sengaja.

Simpai (Hoop)

Yang terahir adalah simpai. Simpai ini memiliki ukuran dengan diameter 51-90 cmdengan berat minimal 300 gram. simapi terbuat dari bahan kayu atau plastik dengan warna natural, atau menyesuaikan dengan kostum atlet.
Simpai ini dimainkan dengan cara dilempar, di putar menggunakan lengan, dada, leher dan pinggul.


Gerakan Dasar Senam Irama

Gerakan dasar Senam irama

1.Gerakan Langkah Kaki

Ada beberapa gerakan langkah kaki yang meliputi :

Baca Juga  Manfaat Senam Irama

a.Langkah biasa (looppas)

  1. Berdiri dengan sikap tegak.
  2. Langkahkan kaki kiri dan kedua lengan di samping badan.
  3. Langkahkan kaki kanan dan jatuhkan pada tumit, dilanjutkan melangkah dengan kaki kiri secarabergantian.
  4. Kaki mengeper pada sendi lutut.
  5. Gerakan dilakukan dengan rileks.
  6. Gerakan disesuaikan dengan irama.

b.Langkah rapat

  1. Berdiri dengan sikap tegak.
  2. Langkahkan kaki kanan di depan kaki kiri.
  3. Langkahkan kaki kiri di depan kaki kanan, dilanjutkan kedua kaki rapat.
  4. Langkah kaki rapat dilakukan dengan hitungan 1 kanan, hitungan 2 kiri, dan hitungan 3 rapat.
  5. Gerakan kaki mengeper pada lutut.
  6. Dilakukan dengan rileks dan luwes.
  7. Gerakan disesuaikan dengan irama.

c.Langkah keseimbangan (ballanspas)

  1. Berdiri dengan sikap tegak.
  2. Hitungan satu, melangkahkan kaki kiri ke depan.
  3. Hitungan dua, kaki kanan menyusul melangkah ke depan.
  4. Sebelum kaki kanan menapak (tumit masih terangkat) kaki kiri mundur diikuti kaki kanan mundur merapat.
  5. Tidak ada saat berhenti;
  6. Dilakukan dengan gerakan kaki mengeper;
  7. Lebih tepat gunakan irama 3/4 atau 4/4.
  8. Langkah depan (galoppas)

d.Langkah depan (galoppas)

  1. Langkah ini diawali dengan posisi badan berdiri tegak.
  2. Pada aba aba pertama kaki kiri diletakkan didepan kaki kanan.
  3. Kemudian lakukan gerakan menyilang dibagian belakang dengan langkah irama 2/4.
  4. Kemudian kaki kanan dalam posisi tegak dilangkahkan kedepan.
  5. Kemudian diikuti dengan langkahan kaki kiri lalu kaki kanan lagi.
  6. Gerakan tersebut dilakukan secara bergantian.

e.Langkah silang (kruispas)

  1. Langkah ini diawali sikap badan berdiri.
  2. Pada aba aba pertama kaki kiri diletakkan kedepan dengan posisi menyilang.
  3. Pada aba aba kedua kaki kanan melangkah ke arah samping kanan. Pada jenis langkah ini menggunakan ritme 2/4 atau dd.

2.Gerakan Ayunan Tangan

a.Ayunan satu lengan ke depan belakang

  1. Sikap permulaan posisi tubuh berdiri tegak.
  2. Langkahkan kaki.
  3. Kedua lengan lurus ke depan.
  4. Hitungan 1: ayun lengan kiri ke belakang diikuti kedua lutut mengeper.
  5. Hitungan 2: ayunkan kembali tangan kiri ke depan.
  6. Hitungan 3-4: sama dengan hitungan 1 – 2 hanya dilakukan dengan tangan kanan.
  7. Lakukan langkah ini dengan hitungan irama 4/4.

b.Ayunan satu lengan ke samping

  1. Sikap permulaan posisi tubuh berdiri tegak.
  2. Ayunkan kedua lengan ke samping kanan.
  3. Hitungan 1: ayunkan lengan kiri dari depan ke samping kiri diikuti kedua lutut mengeper.
  4. Hitungan 2: ayunkan kembali lengan kiri ke depan.
  5. Hitungan 3-4, lengan kanan melakukan gerakan seperti tangan kiri pada hitungan 1 dan 2.

c.Ayunan satu lengan kesamping bersamaan dengan memindahkan berat badan

  1. Sikap permulaan posisi tubuh berdiri tegak.
  2. Ayunkan kedua lengan ke samping kanan.
  3. Hitungan 1: ayunkan lengan kiri ke kiri.
  4. Hitungan 2: ayunkan lengan kanan ke kiri bersamaan dengan memindahkan berat badan ke kiri dan kedua lutut mengeper.
  5. Hitungan 3: ayunkan lengan kanan kembali ke kanan.
  6. Hitungan 4: ayunkan lengan kiri ke kanan bersamaan memindahkan berat badan ke kanan, kedua lutut mengeper.
Baca Juga  Guling Lenting

d.Ayunan dua lengan ke depan belakang

  1. Sikap permulaan posisi tubuh berdiri tegak.
  2. Kaki kiri melangkah, kedua lengan lurus ke depan.
  3. Hitungan 1: ayunkan kedua lengan ke belakang.
  4. Hitungan 2: ayunkan kembali ke depan.
  5. Hitungan 3-4, putar kedua lengan melalui bawah di samping badan.
  6. Hitungan 5,6,7,8: Pembelajaran sama dengan Pembelajaran 1,2,3,4, tetapi arahnya berlawanan.

e.Ayunan dua lengan silang di depan badan

  1. Sikap awalan tegakkan kaki kiri ke samping kiri. Kedua tangan direntangkan.
  2. Hitungan 1: ayunkan kedua lengan silang di depan badan.
  3. Hitungan 2: ayunkan kedua lengan kembali.
  4. Hitungan 3: ayunkan kedua lengan silang di belakang badan.
  5. Hitungan 4: ayunkan kedua lengan kembali.
  6. Hitungan 5,6,7,8, diulang gerakan hitungan 1,2,3, dan 4.

3.Kombinasi Gerakan Langkah Kaki dan Gerakan Ayunan Lengan

Berikut beberapa kombinasi gerakan yang kamu bisa kembangkan menjadi beberapa kombinasi yang menarik dan indah untuk di pertunjukan :

a.Gerakan ayunan satu lengan kebelakang dan kedepan 

  1. Badan berdiri tegak.
  2. Langkahkan kaki kiri menyilang bergantian dan kedua lengan lurus ke depan.
  3. Hitungan 1 : Lengan kiri diayunkan kebelakang
  4. Hitungan 2 : Lengan kiri diayunkan ke depan.
  5. Hitungan 3 : Lengan kanan diayunkan ke belakang.
  6. Hitungan 4 : Lengan kanan diayunkan ke depan
  7. Pandangan selalu mengikuti ayunan lengan.
  8. Kembali ke sikap semula.

b.Gerakan ayunan dua lengan kebelakang dan kedepan 

  1. Badan berdiri tegak.
  2. Langkahkan kaki kiri, dan kedua lengan lurus ke depan.
  3. Hitungan 1 : Kedua lengan diayunkan ke belakang samping kiri.
  4. Hitungan 2 : Kedua lengan diayunkan kembali ke depan..
  5. Hitungan 3 : Kedua lengan diayunkan ke belakang samping kanan.
  6. Hitungan 4 : Kedua lengan diayunkan kembali ke depan.
  7. Pandangan selalu mengikuti ayunan lengan.
  8. Kembali ke sikap semula.

Baiklah itu tadi ulasan lengkap mengenai materi “Senam Irama”. Semoga dapat berguna bagi kamu dalam mengerjakan tugas-tugas dan bermanfaat bagi kamu dalam membuat tugas makalah tentang olahraga senam irama. Terima Kasih 🙂


 

Baca Juga Artikel Ini :