Judo

Diposting pada

KelasPJOK.Com – Salam Olahraga..! Pada kali ini materi yang akan diulas dengan lengkap yaitu seni beladiri judo, siapa yang tidak tau tentang seni beladiri judo. Seni beladiri judo ini merupakan olahraga beladiri yang berasal dari negara Jepang, pada olahraga beladiri judo ini sangat membutuhkan kekuatan dan keseimbangan agar tidak mudah untuk dijatuhkan.

Apa saja yang ada didalam olahraga beladiri judo ini, yang nanti akan di bahas secara lengkap mulai dari pengertian, sejarah, teknik, manfaat dan masih banyak lagi. Untuk itu langsung saja simak materi ulasan secara lengkap di bawah ini :


Pengertian Judo

Pengertian Judo

Judo merupakan gabungan dari dua kata, “Ju” yang artinya lembut dan “Do” yang artinya cara, jika digabungkan Judo adalah “cara yang lembut”. Bela diri judo berasal dari negara Jepang. Tujuan dari bela diri judo ini untuk mengembangkan falsafah jiwa atau spiritual yang positif, pertumbuhan fisik dan kesegaran jasmani yang baik, serta untuk pembelaan diri dari bahaya.

Perlengkapan penting pada olahraga judo pertama adalah tempat latihan judo yang memadai termasuk matras yang dikenal dengan nama “dojo“, selanjutnya pakaian judo “judogi“.

Pada olahraga judo ini memiliki dua teknik penghormatan yaitu penghormatan dengan cara berdiri (Ritsurei) dan penghormatan dengan cara duduk (Zarei).


Sejarah Judo

Sejarah Judo

Sejarah judo dimulai dari Jigoro Kano seorang pria yang berasal dari negara Jepang, pada tahun 1877 sedang mempelajari ilmu bela diri jujitsu dengan guru Hacinosuke Fukuda. Dengan teknik beladiri jujitsu : menangkap, mengunci, dan membanting lawan.

Selanjutnya pada tahun 1882, Jigoro Kano mulai berpikir untuk mengembangkan dan mengubah sedikit gerakan dari jujitsu. Pada akhirnya, tersebutlah nama judo, bela diri yang dikembangkan oleh Jigoro Kano selama bertahun-tahun kemudian membuka sebuah dojo “tempat latihan” olahraga beladiri judo.

Baca Juga  Teknik Dasar Sepak Bola

Pada tahun 1948 kejuaran nasional pertama kali di pertandingkan dengan di ikuti dibentuknya ferderasi judo Eropa di kota London. Hingga sampai tahun 1949 mulai terkenal dan banyak diminati oleh masyarakat Jepang, dan terbentuklah All Japan Judo Federation Judo. Pada tahun 1951, dibentuk IJF “International Judo Federation” dengan tujuan sebagai pengatur seluruh masalah judo di dunia.


Sejarah Judo di Indonesia

Sejarah awal masuknya judo ke Indonesia dimulai pada tahun 1942, pada saat itu tentara Jepang melakukan latihan Judo di dalam asrama militer. Dengan adanya kontak sosial dengan penduduk Indonesia maka terdapat penduduk Indonesia yang ikut berlatih tetapi di batasi karena bisa jadi menjadi bahaya bagi tentara Jepang.

Selalnjutnya pada tahun 1949 mualilah berkembangan dengan dibentuknya perkumpulan judo pertama yang bernama Jigoro Kano Kwai, yang ketuai oleh orang Belanda bernama J.D Schilder di kota Jakarta.

Setelah itu mulailah terbentuk beberapa perkumpulan judo pada tahun 1950 yang bernama :

Perkumpulan Judo di Medan : “Jigoro Kano Kwai Medan.” Yang dipimpin oleh Moriwa Wada (orang Jepang), dengan nama perkumpulan.

Perkumpulan Judo di Bandung : “Judo Institute Bandung” JIB. Letkol Abbas Soeriadinata, Letkol D. Pudarto, Mayo Uluk Wartadireja, Pouw Tek Siang, dengan pelatih Tok Supriadi (orang Jepang) sebagai pembantuknya.

Kemudian pada tanggal 25 Desember 1955 barulah dibentuk Induk Organisai yang bernama “Persatuan Judo Seluruh Indonesia” (PJSI), yang bertugas untuk menaungi judo indonesia secara tingkat nasional maupun tingkat internasional.


Teknik Dasar pada Judo

Teknik Dasar pada Judo

Tentunya setiap olahraga memilki teknik yang digunakan dalam olahraga tersebut, termasuk pada olahraga beladiri judo ini, berikut teknik dasar yang ada pada judo :

1. Teknik Penghormatan (Rei)

Untuk melakukan teknik penghormatan ada beberapa hal yang perlu kamu pahami, yaitu :

  • perilaku berdiri.
  • zarei (sikap duduk).
  • perilaku bertahan.
  • shizentai (sikap bangun biasa).
  • kumikata (pegangan).
  • tai – sabaki (gerak memutar).
  • Perilaku langkah.

2. Teknik Bantingan (Nage Waza)

Teknik bantingan dalam olahraga beladiri judo ini merupakan teknik utama, brikut teknik bantingan pada olahraga beladiri judo :

  • Hiza guruma : membanting lawan dengan menyapu lutut.
  • Deashi barai : membanting lawan dengan sapuan samping.
  • Kouchi gari : membanting lawan dengan menyapu kaki lawan dari depan.
  • Osoto gari : membanting lawan dengan menyapu kaki lawan dari belakang.
  • Uchi mata : membanting lawan dengan menyapu paha lawan.
  • Hara ghosi : membanting lawan dengan paha sendiri.
  • Tomoe nage : membanting lawan dengan menggulingkan badan sendiri ke tanah.
  • Tai otoshi : membanting lawan dengan mengangkat eksklusif tubuhnya.
  • Seoi nage : membanting lawan dengan memakai tenaga pundak sendiri.
Baca Juga  Soal PJOK Kelas XII Semester Ganjil

3. Teknik Kuncian (katame Waza)

Teknik kuncian ini digunakan untuk mengunci lawan agar lawan tidak dapat lagi untuk bergerak, berikut teknik kuncian dalam olahraga beladiri judo :

  • Kata gatame : melakukan penguncian pada pundak lawan.
  • Kesa gatame : melakukan penguncian pada badan lawan dengan bertumpu pada pinggang anda sendiri.
  • Yoko shiho gatame : melakukan penguncian pada seluruh badan lawan.
  • Kami shiho gatame : melakukan penguncian dengan memegang ikat pinggang lawan.
  • Ude garami : melakukan penguncian pada tangan lawan.
  • Okuri erijime : melakukan penguncian pada leher lawan.
  • Ude hishigi juji gatame : melakukan penguncian pada kedua tangan lawan.

4. Teknik Jatuh (Ukemi)

Ada beberapa teknik jatuh dalam olahraga judo, berikut tekniknya :

  • Mae Ukemi : teknik jatuh ke depan.
  • Ushiro Ukemi : teknik jatuh ke belakang.
  • Yoso Ukemi : teknik jatuh ke samping.

5. Teknik Kuda-kuda (Shizen)

Teknik ini merupakan sikap siap, serta persiapan untuk membela atau menyerang, juga digunakan sebagai pertahanan, bila kuda-kuda kuat maka tidak akan mudah untuk di jatuhkan atau dibanting lawan, berikut teknik kuda-kuda dalam olahraga judo :

  • Shizen Hontai :kuda-kuda tengah.
  • Migi Sizentai : kuda-kuda kanan.
  • Hidari Shezentai : kuda-kuda kiri.
  • Ligo Hontai : kuda-kuda bertahan tengah.
  • Migi Ligotai : kuda-kuda bertahan kanan.
  • Higari Jigota : kuda-kuda bertahan kiri.

6. Teknik Pegangan (Kumikata)

Teknik pegangan atau Kumikata merupakan istilah yang digunakan dalam bela diri Judo untuk menunjukkan gerakan atau cara memegang pada pakaian lawan. Dalam pegangan judo terdapat 2 macam cara pegangan, yaitu : pegangan kanan dan pegangan kiri.

7. Teknik Melangkah (Shintai atau Hakobi Ashi)

Teknik melangkah dalam olahraga beladiri judo :

  • Mae Mawari Sabaki : Teknik memutar maju.
  • Mae Mawari Sabaki : Teknik memutar mundur.
  • Mae Sabaki : Teknik memutar samping depan.
  • Ushiro Sabaki : Teknik memutar samping belakang.
  • Mae Mawari Sabaki : Teknik memutar balik silang.
Baca Juga  Peraturan Permainan Sepak Bola

8. Teknik Serangan

Teknik serangan dalam olahraga beladiri judo merupakan teknik bantingan, berikut teknik serangsn dalam olahraga beladiri judo :

  • De Ashi Harai : Teknik bantingan dengan cara menyapu kaki lawan.
  • Uki Goshi : Teknik bantingan dengan cara melempar pinggang.
  • O Soto Gari : Teknik bantingan dengan menyabit bagian belakang kaki lawan.

Sarana Prasarana dalam Judo

Dalam olahraga seni beladiri judo, yang wajib dilengkapi minimal 2 perlengkapan, yang meliputi :

  1. Tempat latihan (Dojo) : Di lengkapi dengan matras “tatami”, dengan ukuran : 14 x 14 meter.
  2. Pakaian (Judogi) : Pakaian khusus berwarna putih, terdiri dari celana panjang dan baju lengan yang tebal dan longgar. Memakai perlengkapan sabuk atau ikat pinggang yang dinamakan obi.

Peraturan dalam Olahraga Beladiri Judo

Dalam setiap cabang olahraga tentu meiliki peraturan dengan tujuan agar pertandingan yang berlangsung berjalan dengan baik, seperti halnya olahraga beladiri judo ini, berikut peraturan yang ada dalam olahrga judo :

1. Durasi Pertandingan

  • Lama pertandingan dalam olahraga beladiri judo ini dapat berlangsung sekitar 3 – 20 menit.

2. Sistem Penilaian

  • Judoka mendapatkan poin apabila berhasil mengunci lawan sampai lawan mengucapkan kata menyerah atau melakukan kuncian selama 30 detik.
  • Judoka akan mendapatkan poin apabila berhasil membanting lawan terlebih dahulu.

3. Larangan pada Pertandingan Judo

  • Atlet dilarang melepas ikat pinggang lawan tanpa izin juri.
  • Atlet dilarangan menggigit seragam lawan.
  • Atlet dilarangan menyentuh wajah lawan.
  • Atlet dilarangan menarik rambut lawan.
  • Atlet dilarangan mencoba mematahkan jari lawan.
  • Atlet dilarangan menendang tangan lawan.
  • Atlet dilarangan membahayakan lawan.

 

Baiklah itu tadi ulasan lengkap mengenai materi “Judo”. Yang telah diulas secara lengkap muali dari pengertian, sejarah, teknik, peraturan serta sarana prasarana yang ada dalam olahraga beladiri judo. Semoga artikel ini dapat berguna untuk kamu dalam mengerjakan tugas-tugas yang ada dan dapat bermanfaat bagi kamu dalam membuat makalah olahraga seni beladiri. Terima Kasih 🙂


 

Baca Juga Artikel Ini :